Sabtu, 17 Maret 2012

MASA MUDAKU DIRENGGUT ORANG TUAKU

Okey.. kisah ini adalah sebuah kisah nyata yang terjadi pada seorang rekan saya yang berinisial 'd', kita panggil saja dia 'doy'...
Doy adalah seorang remaja yang masih duduk di bangku sma. Dia orangnya bisa dibilang pandai bergaul, tampan, baik, ngga sombong, dan dia juga orangnya berkecukupan, akan tetapi.... *jengjeengjngengjeeengggg* Akibat sifatnya yang selalu ingin memiliki apa saja yang lagi 'trend' dia harus bekerja di sebuah rumah makan cina, yang kebetulan menager restorant itu adalah om dekatnya sendiri.. Meskipun si doy ini sudah dapat kerja dan gajinya pun boleh dibilang lumayan besar, tetapi ibu si doy ini selalu memerasnya dan memaksanya pergi bekerja meskipun si doy ini lagi sakit. Oh, iya lupa. Si doy inikan anak gaul, jadi setiap malam minggu dia pasti mau keluar bareng teman-temannya dan pastinya pacarnya, padahal jadwal kerjanya dia senin, rabu-sabtu (hari selasa dia off) dari jam 3sore-jam11malam jadi nggak ada waktu buat keluar malam mingguan, dan itu menjadi alasan kenapa si doy ini sering membolos pada saat jam kerjanya.. singkat cerita, pada awal bulan si doy ini terima gaji.. Tapi tetap aja muka si doy ini ter-tekuk, yah itu akibat ulah si ibunya yang pasti mengambil 80% dari gaji si doy ini. 80% itu =40% cicilan motor, 25%buat uang sekolah, dan 15%-nya lagi hilang entah di kemanakan sama inu doy ini.. Suatu hari si doy ini ingin ganti hp, karna hpnya sudah rusak dan jadul. Doy "ma, saya mau bli hp bb yah, hp saya udah jelek banget" Ibu "what?! itulah akibat pergaulan kamu yang ngga beres, pengennya ngikut trus.." Doy "....." ( yah padahal sebenarnya uang si doy cukup buat bli hp baru ) Akhirnya ibu doy pergi menghampiri spupu doy yang bernama chino. Ibu doy menyalahkan chino karna tingkah laku doy yang sudah berubah drastis yang dari culun jadi punk *jrengjreng*. Padahal chino ngga tau apa-apa, karena dia baru pindah ke makassar. Doy akhirnya membeli hp baru secara ddiam-diam dari uang celengannya yang udah dia tabung dari 2 tahun yang lalu. Tapi.. ibu sidoy  tau tentang hp itu, ketika sepulang sekolah si doy sudah di tunggu seekor cheeta betina di depan pintu rumahnya (ibu si doy). Sesampainya di rumah sidoy mendapatkan 'cakaran maut dewa' kemudian doy mebalas dengan 'tangisan sadis malaikat' yang akhirnya diakhiri oleh chino dengan 'teriakan beruang kutub'. Si doy akhirnya masuk kedalam kamarnya dengan luka yang sangat parah dan di iringi oleh tangisan yang sangat deras. Semenjak saat itulah si doy udah ngga pernah rasain namanya 'bergaul bebas' lagi.


Well, kita bisa ambil hikmat dari cerita diatas terutama bagi para ibu-ibu yang memiliki sifat yang sama dgn ibu si doy.
Maaf bila terdapat salah-salah kata, akhir kata saya ucapkan Happy b'day.. (?)